Certa Sex – Mbak Jamu Pancen Oyeeee..

Hay para pembaca, saya akan menceritakan cerita pribadi saya dengan seorang penjual jamu gendong. Tapi sebelum memulai cerita, saya akan memperkenalkan diri, perkenalkan nama saya Beni. Kisah Sex ini terjadi ketika saya sedang liburan semester. Karena liburan semester lumayan lama maka saya pukang ke kampung halaman saya.

butuhsex-comceritadewasambakjamupancenoyeee

Saya tinggal di salah satu kabupaten, yang letaknya di bawah kaki gunung. Pada waktu itu saya sedang duduk di teras sembari menghirup udara segar didesa saya. Tidak lama kemudian datanglah seorang wanita menggunakan caping (topi yang terbuat dari bambu berbentuk kerucut yang biasanya dipakai petani) dan menggendong sebuah bakul yang berisi botol-botol jamu.

Ketika itu wajahnya tidak kelihatan karena tertutup caping, tetapi bila dilihat dari tanganya, dia berkulit putih dan mulus. Tidak lama kemudian wanita itu-pun masuk dari kerumah saya melalui pagar yang terbuka. Kemudian dia-pun menghampiri saya diteras rumah, dan menawarkan saya jamu,

“ Jamu mas, jamunya Mas… ”

Setelah itu dia-pun membuka capingnya dan terlihat seorang wanita yang kira-kira umurnya sekitar 27 tahun. Wajahnya terlihat sangat polos, cantik, dan putih mulus dan tak satupun jerawat hinggap di wajah cantiknya.

“ Ada jamu apa aja mbak ??? ” tanyaku,

“ Macem-macem Mas jamunya, ada jamu perkasa, encok, pegel linu, asam urat dan lain-lain ” ucapnya,

“ Waduh banyak banget mbak, tapi saya nggk punya keluhan sakit tuh mbak, enaknya minum jamu apa ya mbak, ”

“ Ouuh, begitu ya mas, gimana kalau mas minum jamu perkasa aja mas, ini bisa meningkatkan kejantanan dan ketahanan daya tubuh, buat sehari-hari juga bagus kok mas, gimana ”

“ Oh gitu ya mbak, yaudah deh mbak, saya ngikut mas aja, ”

Tidak lama kemudian dia-pun mengeluarkan sebuah gelas dan mulai tanganya mengambil bermacam-macam jamu dan mulai menuangakanya ke gelas. Ketika iu saya hanya diam sembari memperhatikanya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Rambutnya yang hitam panjang dan lurus menghiasi wajahnya yang menggiurkan itu. Tubuhnya yang padat, langsing dan singset dilengkapi dengan kaki putih mulusnya tanpa bulu kaki sehelai-pun.

Terlihat sekali dia sangat merawat tubuhnya, mungkin dirinya rajin meminum jamunya itu. dari atas melihat gundukan Buah dadanya dibalik bajunya. Terlihat Buah dadanya yang lumayan besar dan kencang itu. rupanya dia tidak menggunakan Bra. tapi tetap saya kesulitan melihat putingnya karena bajunya ketat. tapi putingnya pun tidak terlihat karena bajunya tebal

“ ini mas jamunya ”

“ oh iya mbak, terima kasih ya mbak, ”

Kemudian saya minum jamunya sedikit demi sedikit sambil melihat wajahnya yang cantik itu sambil berbincang-bincang

“ waduh mbak, jamunya enak banget ”

“ trima kasih mas… ”

“ Beni, nama saya Beni. nama mbak siapa ”

“ nama saya Sarah Mas ”

“ panggilanya siapa mbak Sarah? ”

“ terserah mas ”

“ kalau manggilnya mbak Sarah boleh nggak? ”

“ Boleh mas, tapi jangan panggil saya mbak, saya kan belum nenek-nenek(tertawa kecil) ”

“ iya Sarah kamu masih muda, cantik lagi ”

“ ah mas bisa aja deh ”

“ pasti suami kamu pasti senang sama kamu ” ucapan ini tersirat untuk menanyakan statusnya karena biasanya disini orang kawin pada umur 18-21 tahun,

“ saya belum kawin mas ”

“ ohh begitu toh ”

“ ngomong-ngomong Sarah sudah jualan jamu sejak kapan? ”

“ sudah 7 tahun ”

“ ohh gitu toh mbak, oh ini mbak sudah habis ”

Kemudian saya memberikan gelas kepadanya,

“ 4000 saja mas ”

Kemudian saya berdiri dan mengambil dompet saya di kantong,

“ ini mbak ”

Kemudian saya menyenggol tanganya, sungguh halus sekali tanganya,

“ ini mas kembalianya ” kemudian saya menyenggol tanganya kembali

Kemudian dia pergi dan menjajakan ketempat lain. Keesokan harinya saya ingin bertemu dia lagi sehingga saya kembali menunggu di teras rumah di pagi hari. cukup lama saya menuggunya sekitar setengah jam. tapi ujung hidungnya belum tampak juga. kemudian saya masuk kerumah. kemudian sekitar 3 jam kemudian terdengar sebuah ketukan di pintu depan. kemudian saya buka pintunya dan ternyata yang datang rupanya si Sarah.

“ mas Beni, jamunya lagi nggak? ”

“ wahh… dari tadi sudah saya tunggu-tunggu kok nggak datang ”

“ iya mass tadi saya lagi nganter anak saya ke sekolahan ”

Sejenak dalam hati saya bertanya-tanya, belum kawin kok udah punya anak. kemudian saya ajak ke dalam rumah saya

“ ayo mbak masuk aja ”

“ terima kasih ya mas ”

Kemudian dia langsung masuk kerumah saya dan melepaskan sendal kumalnya di depan

“ eh Sarah jangan sendalnya nggak usah dibuka !!! ”

“ nggak papa mas nanti ngotorin lantai mas aja ”

Kemudian dia-pun masuk kerumah dan duduk dibawah,

“ ehmmm… Sarah kok duduk disitu sih ”

“ kan kebiasaan saya begini mas, masa tukang jamu duduk di kursi, kan nggak sopan? ”

“ ini kan di ruang tamu jadi nggak apa-apa ayo duduk ”

kemudian Sarahpun duduk di sofa,

“ nah gitu dong nanti kalau duduk di lantai masuk angin lo… ”

“ iya mas ”

“ oh ya Sarah, kemarin minumanya bikin saya sehat dan bertenaga ”

“ maksih mas, mas mau minum itu lagi? ”

“ iya Sarah ”

Kemudian dia mulai meramu minumannya. tapi perbincangan kami membuatnya berhenti sebentar-sebentar,

“ Sarah, biasanya yang laku itu jamu apa? ”

“ oh, biasanya jamu buat perempuan sama jamu kuat mas ”

“ jamu buat perempuan itu apa aja? ”

“ jamu pembesar dan pengencang Buah dada dan pantat, kulit putih dan mulus dan jamu rapet mas. biasanya pagi-pagi saja sudah laku mas ”

Mendengar perkataan Sarah, kejantanan saya mulai sedikit menengang,

“ oh gitu toh, pantesan yang punya cantik sekali ”

“ ah mas bisa aja deh ” katanya tersipu malu

“ abis itu tetek kamu juga besar, pasti sering minum jamunya ya ”

“ ah mas ngga enak loh didengar orang ”

“ tenang mbak santai saja di sini cuman kita berdua, tapi yang tadi beneran lo mbak ”

“ oh itu gara-gara saya harus minum tiap hari ”

“ kok harus? ”

“ iya karena kalau rasanya beda berarti racikanya beda mas jadi hasilnya juga beda mas ”

“ oh gitu toh, ngomong-ngomong tadi mbak ini janda ya? ”

“ nggak mas ”

“ ngangkat anak angkat? ”

“ nggak mas, kok pertanyaannya seperti itu sih? ”

“ anu mbak saya bingung kok katanya nganter anaknya tapi belum nikah ”

kemudian dia menumpahkan air jamunya ke lantai

“ maaf mas nggak sengaja ”

“ enggak saya yang minta maaf saya lancang, saya mau ngambil pel dulu ”

kemudian saya mengambil pel lantai di sudut ruang dan membawanya ke ruang tamu

“ udah mas saya aja ngelap ”

sebetulnya saya ogah-ogahan jadi langsung memberi pelnya ke Sarah,

“ ini Sarah ”

Kemudian dia langsung menjongkok di hadapan saya dan mengelap. ini adalah kesempatan emas melihat Buah dadanya. maju mundur maju mundur terlihat bukitnya bergoyang dengan indah tapi tetap putingnya tidak kelihatan tapi melihat separuh dadanya sudah cukup bagiku.

kemudian setelah itu dia kembali meramu jamunya

“ sebetulnya begini mas, kisahnya memalukan mas… saya pacaran di desa terus main gituan sama dia, tapi dia melarikan diri ”

“ waduh maaf Sarah kalau begitu ”

“ udah mas nggak papa, semuanya sudah terjadi nggak bisa kembali, lagipula ini juga salah saya, ini mas jamunya ”

“ ya makasih ”

Kemudian saya-pun mengambil gelas penuh jamu itu dari tanganya,

“ saya jadi kepikiran mas ”

“ udah mas, itu kan masa lalu ”

kemudian saya meneguk jamunya kembali,

“ mas emang udah pernah main gituan ya? ”

“ ya, emang kenapa? ”

“ nggak mas emang nggak takut hamil ”, rupanya gadis ini gapsek (gagap seksual)

“ mas kan punya ilmu biar nggak hamil ”

“ ah mas bisa aja deh… ”

“ betulan, mas nggak bohong ”

“ terus kesakitan nggak mas? ”

“ enggak, malah mau lagi ”

“ ah mas bohong ah ”

“ iya betulan ”

“ mas keliatan bohongnya, buktinya dulu saya begituan sakit ”

“ emang sama mantan pacar kamu diapain? ”

“ dulu pacarku pernah remas-remas itu saya, sakit mas, terus dia nunjukin itunya, saya ngeri mas ada bulunya kriwil-kriwil hiii ”

saya tertawa mendengar ini

“ terus gimana mbak? ”

“ Dia masukin itunya ke ini saya mas, perih banget mas terus pas dikeluarin ada darahnya mas, terus saya juga pernah ngeliat orang begituan mas di mobil, pas dicium dileher, perempuanya mangap-mangap mas, terus lehernya merah mas. Saya jadi takut padahal ibu-ibu yang beli jamu suka ngobrol katanya sama suaminya begituan senang banget ”

“ itu tandanya perempuanya keenakan rah , terus yang dikatain ibu-ibu itu bener rah ”

“ tapi kok saya sakit, apa saya kelainan mas? ”

“ nggak, kamu nggak kelainan, pacar kamu yang kelainan, mas bisa buktiin kalau begituan itu enak ”

“ nggak ah mas, nanti anak saya jadi dua deh, susah mas ”

“ lho… kan tadi mas sudah bilang, mas kan punya ilmu biar nggak hamil ”

“ bukan ilmu hitam kan mas? ”

“ iya dong, gimana, mau nggak? ”

“ nggak mas, trima kasih nawarin ”

“ eh Sarah, mas nggak nawarin dua kali lho, mas janji kamu nggak hamil dan nggak sakit seperti yang kamu lakuin sama pacar kamu ”

“ gimana ya mas ”

“ udah bilang ya aja susah banget, mas bikin kamu keenakan bahkan mau lagi ”

“ tapi mas janji ya, kalau nggak mas saya laporin ke polisi lo mas ”

“ iya ”

Kemudian dia mengangguk-angguk kecil. berarti sudah ada lampu hijau buat saya. kemudian saya mendekatinya dengan duduk di sampingnya. saya berusaha mendekatinya. tapi iya bergeser menjauhiku terus-menerus, tapi akhirnya dia dipojok juga.

“ Sarah, kalau kamu minggir terus, kamu nggak dapat enaknya nanti ”

“ saya gemeteran mas ”

“ kalau gitu kamu merem ya ”

Kemudian dia merem. saya mendekatakan bibir saya ke mulutnya. kemudian saya mencium bibit merekahnya itu kemudian setelah itu saya melepaskan bibir saya

“ gimana rah? ”

“ enak mas ”

“ ini ada yang lebih enak, caranya nanti mulut kamu kebuka terus lidah kita ketemu ”

“ ih mas jijik ”

“ kamu kan belum rasain, kamu coba dulu, pas ti ketagihan ”

Kemudian dia membuka mulutnya. kemudian saya memiringkan kepala saya dan mendekatakan kepala saya dan kami melakukan french kiss.

“ hmpphh…hmpph… ” katanya yang membuatku bergelora.

Rupanya tanganya mendorong keras punggungku seakan-akan tidak ingin melepaskanku. kemudian terasa juga Buah dadanya dan putingnya di dadaku. Konstan kejantananku naik dan sudah menempel di pinggang tepatnya di balik bajuku.

Lalu tanganku juga dipunggungnya juga merayap-rayap dan tangan saya surun ke pantatya yang bulat itu. Belum puas dengan bibir sensualnya, kemudian saya beranjak naik ke telinganya. Telinganya saya gigit-gigit kecil dan lidah saya dengan nakalnya saya masukan kelubang telinganya. tercium aroma samponya.

“ mas, geliii mas uhh sshhh ahhh ”

Cukup lama saya bermain dengan telinganya kemudian saya turun ke lehernya dan menggigit kecil lehernya,

“ hmmpph ahh…uhh… ”

Desahanya berulang kali dan makin lama makin keras. tangan saya yang tadi di pantatnya sekarang sedang membuka kancing bajunya.

“ Ssssss… ahhh… mas apa-apaan nih ahhh… uhhh… jangan mas ouhhh… ”

Tetapi saya terus melanjutkannya sambil menggigit-gigit kecil lehernya. kemudian setelah membuka kacaningnya. Sungguh menakjubkan, tertampanglah sebuah sepasang buah dada sempurna!, tidak menggantung, bulat,besar montok seperti buah semangka yang sudah siap untuk dipanen. lebih besar dari punyanya paini.

Kemudian saya turun di dadanya dan membenamkan muka saya diantara dua bola basket itu dan kedua tangan saya memegan dua Buah dada itudan menjepitkan muka saya. ohh enaknya, muka saya seperti dipijit-pijit. kemudian setelah itu saya mulai meremas-remas Buah dadanya

“ ouhhh… mass geli aduh ahhh… ” katanya bertubi-tubi.

Tak lama kemudian saya mulai mengemut Buah dada kananya dan tangan kiriku melemas gunung satunya. saya mulai menggigit putingnya yang sudah menegeras dan menyedot Buah dadanya dengan kekuatan penuh,

“ mas ngilu ahh… enak… terus mas ouch ouch ” desahanya sambil menggelinjang tak karuan.

Setelah cukup lama kemudian saya berpindah keBuah dada kirinya dan sekarang tangan kanan saya mulai meremas Buah dada kanannya yang bahsah terkena air liuruku. bedanya di Buah dada kiri terasa lebih keras dari pada yang kanan. saya pun bersemangat. Kemudian setelah itu kedua tangan saya turun lagi dan menurunkan resletingnya di belakang.

Setelah itu saya melepaskan kancingnya dan terlihatlah sebuah pemandangan yang nggak kalah serunya sama bukitnya. Terlihat pahanya mulus tak berbulu dan saya mulai mengelus-elus kedua tangan saya di pahanya. rupanya dia kegelian

“ mas geli mas uhh ” katanya sambil bergoyang.

Setelah itu saya menurunkan celana dalamnya yang berwarna merah muda dan ada simbol talinya berwarna merah yang terlihat sudah basah di depannya,

“ mas jangan mas ”

Tetapi saya tidak menghiraukan perkataanya dan saya mulai merunkan celana dalamnya dan tertampaklah sebuah kewanitaan yang sudah basah dan menggembung dan pink merekah serta dihiasi asesoris bulunya yang tipis dan haitam itu dan setelah itu hidungku saya benamkan di lubanganya itu

“ eh… mas saya mau diapain… ahhh… mas geli mass uhh… ouch… ouch… ”

Saya-pun mulai menggesekan ke atas dan ke kiri. setelah itu, giliran lidah saya yang beraksi. saya memasukan lidah saya dan menggerayapi kewanitaannya. dia berdesah lebih keras lagi

“ Mas ahhh… ahhh… terus mas ” katanya sambil menjambakku. kemudian akhirnya saya menemukan klitorisnya. Desahan-nya lebih keras lagi,

“ mas terus mas jangan stop mas terus ahhhhh ahhhhh ”. kemudian setelah beberapa menit,

“ mas mau keluar mas ” kemudian setelah berselang beberapa detik dia memuncratkan cairanya ke muka saya

“ mas maaf nggak sengaja ”

“ nggak papa kok ”

kemudian saya yang saat itu masih berpakaian lengkap saya buka sampai telanjang bulat. rupanya ia ngeri punya saya yang dihiasi bulu bulu hitam,

“ mas saya takut mas… ”

“ udah, nggak papa kok, sekarang kamu emut konthol saya ”

“ di emut mas? ”

“ iya diemut ”

“ enggak mau mas ”

“ lho kan tadi saya emut itu kamu masa kok saya yang diemut kok nggak mau ”

“ jorok mas, kan itu buat pipis ”

“ tenang rah, saya kalau cebok selalu pake sabun, terus jembutnya saya sampoin kok, tenang aja rah ”

Kemudian dia mulai mendekatakan mulutnya dan dia masih takut,

“ ayo Sarah, pegang punya saya ”

“ iya mas ”

Tetapi tanganya hanya di keatas kan, tapi tidak menyentuhnya, karena tidak sabar, saya menggapai tanganya dan langung mendekatkan tanganya ke kejantananku dan saya tuntun tanganya untuk mengocok kejantanan saya. kemudian kepalanya saya pegang dan saya dekatkan ke kejantanan saya.

Nikmat sekali rasanya, meskipun awalnya rada sakit (kena giginya) tapi lama-lama mulai enak juga. Dengan teratur begini rasanya dikocokin sama orang yang biasa megang botol jamu jadi kocokanya lebih enak dan nyaman seperti pengocok profesional, maju mundur maju mundur gerakanya sangat sempurna.

“ Ahhh… ouhhh… Sarah terus, kamu pintar ahh terus Sarah uhhhh ”

Saking enaknya dikulum oleh Sarah pada akhirnya beberapa menit kemudian,

“ Crottt… Crottt… Crottt…” keluarlah sperma saya dimulut Sarah kerena saya tidak sempat menahanya lagi,

“ Mas kok di mulut saya sih mas?, kan jijik tauk… ” katanya sambil memuntahkan Sperma di mulutnya,

“ Udah di telen aja ”

“ Mas jangan sembarangan dong, masa ditelen? ”

“ Kamu tau nggak, itu isinya protein semua, bahkan khasiatnya bisa ngalahin jamu kamu ”

“ Ah… mas kerjaanya bohong ”

“ Mas nggak bohong, betulan kok ”

“ Kalau tau gitukan nggak saya buang mas, kalau gitu sekali-sekali dimasukin botol aja mas biar buat campuran jamu saya ”

Sungguh lucu dan aneh sekali Sarah ini,

“ Sarah tolong bikinin jamu penambah tenaga biar mas kuat ”

“ Iya mas ”,

Kemudian dia mulai mengeluaran gelas dan mulai meramu lagi. saya pun tidak tinggal diam. saya duduk dibelakangnya dan kedua tangan saya memilin-milin putingnya,

“ Mas, nanti tumpah hlooo ”

Tetapi tidak saya hiraukan malah saya sambil cium tengkuknya,

“ Mas geli mas mau tumpah hlo mas ”

Kemudian setelah itu jamunya jadi saya suruh Sarah memasukannya ke mulutnya tapi tidak ditelan kemudian setelah itu saya suruh berbalik badan dan kemudian kami french kiss lagi dan mentransfer airjamunya ke mulut saya.

Setelah jamunya habis saya telan, saya meremas Buah dadanya. efeknya jamunya dahsyat, setelah beberapa detik meminumnya, badan saya terasa panas dan kejantanan saya berdiri lagi, urat-uratnya terlihat lebih menonjol dibBening sebelumnya kemudian setelah itu saya suruh Sarah untuk tiduran

“ Sarah, kamu siap ya ”

“ Iya mas. tapi janji beri saya kenikmatan tapi jangan beri saya anak ya mas ”

“ Iya Sarah, udah deh kamu tenang aja… ”

kemudian pertama kali saya menggesek-gesekan terlebih dahulu kejantanan saya ke sekitar lubangnya

“ Mas enak, Mas cepetan masukin saja mass… ahhhhh ”

kemudian saya mulai memasukin liang surgawinya yang sangat kecil itu, bayangkan, saya meniduri seorang wanita yang meminum jamu rapet selama bertahun-tahun padahal tidak pernah behubungan. pasti sangat kecil sekali dan mengalahkan lubang orang perawan. tadi saja hampir tidak terlihat dibalik jembutnya.

Sehinggga saya juga sedikit kesusahan karena terlau sempit tapi perlahan lahan saya akhirnya berhasil memasukan seperempat dan perlahan-lan akhirnya penuh juga. setelah ful baru saya oper ke gigi 6. dengan gaya konvensional, saya mulai menjalankan kontak sexual.

“ Ahhhh… ouhh…. Ahhhh… yess …. ouhhhh… ahhhh terus mas ahhh ” desahanya,

Sungguh enak sekali dijepit dengan kewanitaan yang masih super sempit ini. enak sekali rasanya ahhh. melihat Buah dadanya yang juga bergerak. menambah semangatku untuk memuaskanya, setelah sepuluh menit, saya minta kepada Sarah untuk berposisi doggy style. enak sekali, ini adalah posisi paling enak dengan bakul jamu ini, tak lupa saya meremas pantatnya yang semok itu dan sesekali memukulnya, dan tak lupa juga saya memegang rambutnya dan menariknya seperti naik kuda,

“ Ouhh.. yeahhh… yess… Ahhh… enak terus Sarah ” sungguh genjotannya Luarrrrrrr biasa…

Pijatanya pada kejantananku enak sekali dan beberapa menit kemudian si Sarah akhirnya orgasme juga. setelah itu saya capek menggoyangkan pingang saya saya suruh Sarah sekarang untuk posisi WOT ( woman on top). sambil tiduran yang Sarah diatas saya sambil bergerak keatas-kebawah tangan saya meremas Buah dadanya yang extra besar dan extra empuk.

Beberapa menit kemudian saya ingat janji saya pada Sarah, saya yang juga ingin keluar langsung melepaskan kejantanan saya dan melepaskan sperma saya di lantai. kami berdua mengehentikan permainan ini karena permainan kami cukup lama gara-gara pengaruh jamu kuatnya Sarah bahkan Sarah Klimaks sampai 3 kali.

“ Gimana Sarah, enak kan? ”

“ Iya mas, betul kata mas ”

“ Lain kali kalau kamu mau kamu tinggal ke rumah saya kalau sedang liburan kesini ”

“ iya mas, terima makasih ya mas ”

“ iya ”

Kemudian kami saling bericiuman.

“ mas, saya hampir lupa, jamu sehat sama jamu kuat jadinya 7000 mas ” masih aja ingat jamunya

“ ini Sarah kamu saya kasih bonus jadi 50 ribu ” (disini uang dua puluh ribu saja sudah dibilang banyak

Setelah kejadian itu kami-pun sering melakukan hubungan sex, baik dirumahnya (apabila anaknya kesekolah) maupun dirumah saya. Tidak lupa saya sering memberi uang untuk anaknya. Sungguh pengalaman sex yang sangat fantastis bercinta dengan penjual jamu gendong.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s